Persyaratan dan Cara Beli Kacamata Pakai BPJS Kesehatan

Beli kacamata pakai BPJS kesehatan

Kehadiran BPJS Kesehatan telah terbukti memberi banyak manfaat bagi para pesertanya. Hanya saja, tidak semua orang telah memanfaatkannya secara maksimal.

Salah satunya adalah adanya fasilitas pembelian kacamata yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Ya, sebagai penyelenggara jaminan kesehatan di Indonesia BPJS Kesehatan mengaku terus berupaya penuh memberikan pelayanan yang terbaik untuk pesertanya.

Di antara sejumlah fasilitas layanan kesehatan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan, kini pembelian kacamata juga sudah termasuk di dalamnya.

Saat ini BPJS Kesehatan sudah bisa menanggung biaya pembelian kacamata yang dilakukan oleh pesertanya. Dan ini menjadi adalah terobosan yang baik, mengingat ada banyak peserta BPJS Kesehatan yang membutuhkan alat bantu penglihatan tersebut.

Tentunya pembelian kacamata yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan adalah tidak 100% gratis. Melainkan layanan ini diberikan dalam bentuk bantuan dana subsidi setiap pembelian kacamata. Tentunya dengan sejumlah aturan yang telah ditetapkan oleh BPJS Kesehatan.

Persyaratan Beli Kacamata Pakai BPJS Kesehatan

Dan ada 3 syarat penting yang harus dipenuhi agar pembelian kacamata kita dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Sebelum membeli kacamata menggunakan BPJS Kesehatan, pahami persyaratan penting berikut untuk bisa menggunakan kartu BPJS Kesehatan Anda.

1. Harga Kacamata

Layanan fasilitas pembelian kacamata yang dapat diklaim peserta ke BPJS Kesehatan adalah berupa subsidi. Di mana jumlah dana yang akan diberikan untuk membeli kacamata tersebut disesuaikan dengan besaran subsidi yang telah disediakan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Jumlah dana ini juga akan disesuaikan dengan kelas yang diambil peserta BPJS Kesehatan. Seperti yang Anda ketahui, BPJS Kesehatan memiliki 3 kelas yang berbeda di dalam kepesertaannya, yaitu kelas I, kelas II, dan kelas III.

Masing-masing kelas ini juga ditetapkan sejumlah iuran yang berbeda-beda. Terkait dengan subsidi pembelian kacamata yang diberikan, nilainya juga disesuaikan dengan tipe kelas yang dipilih oleh peserta BPJS.

Baca juga: Apakah BPJS Kesehatan Bisa Dicairkan?

Berikut besaran dana yang diberikan BPJS Kesehatan untuk pembelian kacamata berdasarkan tipe kelas:

  • Peserta kelas I sebesar Rp300.000
  • Peserta kelas II sebesar Rp200.000
  • Peserta kelas III sebesar Rp150.000

2. Waktu Pembelian Kacamata

Pembelian kacamata dengan menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan ini juga harus sesuai dengan waktu yang ditentukan oleh pihak penyelenggara.

Karena peserta tidak dapat membeli kacamata dengan layanan BPJS Kesehatan ini setiap waktu. Di mana pembelian kacamata hanya dapat dilakukan peserta setiap 2 tahun sekali saja. Sehingga pembelian yang dilakukan di luar ketentuan tersebut tidak akan menjadi tanggungan BPJS Kesehatan.

3. Ukuran Lensa

Selain waktu pembelian, ukuran lensa kacamata juga menjadi persyaratan agar pembelian dapat ditanggung BPJS. Di mana pihak BPJS Kesehatan hanya akan akan menanggung biaya pembelian untuk ukuran lensa kacamata berikut ini:

  • Lensa spheris, minimal ukuran 0,5 dioptri
  • Lensa silindris, minimal 0,25 dioptri

Cara Membeli Kacamata Pakai BPJS Kesehatan

Agar pembelian kacamata dapat ditanggung oleh pihak BPJS Kesehatan, maka ada beberapa prosedur yang harus Anda lakukan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Pembelian kacamata ini juga membutuhkan dokumen pendukung lainnya yang wajib dibawa.

Berikut cara pembelian kacamata dengan layanan BPJS Kesehatan:

1. Datang Ke Fasilitas Kesehatan (Faskes) 1

Sama seperti mengurus pengobatan dengan layanan BPJS Kesehatan lainnya, untuk pembelian kacamata juga harus dimulai dari Faskes 1. Anda diwajibkan mendatangi Faskes 1 sesuai dengan yang tertera pada kartu kepesertaannya, dan juga mengambil surat rujukannya.

Surat rujukan ini nantinya ditujukan ke dokter spesialis mata atau poliklinik mata terdekat, yang juga harus bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

2. Kunjungi Dokter Spesialis Mata

Setelah sampai di tempat dokter spesialis mata dan poliklinik mata yang ditunjuk BPJS Kesehatan, Anda bisa melakukan pemeriksaan mata dan meminta resep untuk pembelian kacamata.

Pastikan untuk mendatangi dokter atau poliklinik mata yang telah ditunjuk agar proses pembelian kacamata berjalan lancar.

3. Lakukan Legalisir Resep

Setelah mendapatkan resep kacamata dari dokter yang telah ditentukan, langkah selanjutnya Anda wajib melegalisir resep tersebut agar bisa digunakan. Ini bisa dilakukan dengan cara mendatangi loket BPJS Kesehatan terdekat dan meminta legalisir atau cap stempel di atas resep kepada petugas di sana.

4. Terakhir, Datang Ke Optik

Jika Anda sudah melakukan legalisir resep, sekarang bisa melanjutkan langkah berikutnya yaitu mendatangi optik terdekat yang juga harus bekerjasama dengan BPJS Kesehatan untuk melakukan pembelian kacamata yang dibutuhkan.

Jangan lupa untuk membawa fotokopi KTP dan kartu BPJS Kesehatan, termasuk yang aslinya apabila dibutuhkan tergantung kebijakan optik yang bersangkutan.

Anda sudah bisa membeli kacamata sesuai dengan resep yang dibawa. Dalam proses pembelian kacamata dengan BPJS Kesehatan, kita diwajibkan mengikuti sejumlah syarat dam ketentuan yang berlaku.

Jadi pastikan Anda selalu mengikuti semua prosedur dan ketentuan dengan baik sejak awal, sehingga proses pembelian kacamata menggunakan BPJS Kesehatan bisa berjalan dengan lancar.

Itulah persyaratan dan cara beli kacamata pakai BPJS Kesehatan, jika Anda memiliki pertanyaan seputar BPJS bisa mengunjungi situs resminya di https://bpjs-kesehatan.go.id/bpjs/